Permodalan Syariah:

Setiap Permodalan Bernilai Berkah

Skema syariah memungkinkan Teman CROWDE untuk memberikan modal dengan menerapkan konsep keuangan secara syariah agar setiap pemodalan bernilai berkah. Modali hari ini, menuai keberkahan di hari nanti!


Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu supaya kamu dapat mengambil pelajaran.

– (Q.S An-Nahl: 90)

Apa itu syariah dalam keuangan?

Adalah melaksanakan berbagai kegiatan transaksi keuangan, termasuk dalam kerja sama usaha, yang didasarkan pada hukum dan prinsip Islam untuk mencapai tujuan kemaslahatan bersama. Di CROWDE, skema syariah diterapkan dengan bentuk kerja sama Musyarakah dan Murabahah.

Mitra Kami:

Musyarakah adalah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk menjalankan suatu usaha di mana masing-masing pihak (pemodal dan petani) memberikan kontribusi dana permodalan dan bersama-sama menanggung risiko. Imbal hasil diperoleh dari nilai bagi hasil yang disepakati.

Di CROWDE, petani yang terlibat juga harus memiliki modal, seperti memiliki lahan, tenaga kerja, dan pengolahan lahan. Dengan kata lain, petani dan pemodal bersama-sama memberikan modal untuk proyek permodalan.


Murabahah adalah akad jual beli antara dua pihak di mana harga jual yang disepakati keduanya terdiri dari harga beli ditambah ongkos pembelian dan keuntungan. Pemodal berperan sebagai penjual, sedangkan petani adalah pembeli. Imbal hasil diperoleh dari keuntungan jual beli tersebut.

Di CROWDE petani mengajukan permohonan kebutuhan untuk melakukan proyek taninya. CROWDE akan membiayai terlebih dahulu kebutuhan proyek tani tersebut. Setelah proyek tani selesai, petani akan mengembalikan biaya pemenuhan kebutuhan bersama dengan margin keuntungan kepada CROWDE dan pemodal.


Keuntungan untuk Pemodal

  1. Sesuai dengan syariat Islam
    Menerapkan prinsip syariah di mana permodalan hanya untuk komoditas halal, dengan cara halal, dan digunakan secara halal.
  2. Bebas dari riba
    Hasil pemodalan tidak menggunakan unsur riba, melainkan berasal dari keuntungan usaha.
  3. Pemodalan lebih aman
    Menjunjung tinggi nilai transparansi dan terhindari dari unsur gharar (ketidakpastian), mayshir (perjudian), dan bathil (pemalsuan).
  4. Dilindungi oleh perundang-undangan
    Landasan hukum pemodalan syariah adalah UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah
  5. Manfaat secara finansial dan sosial
    Pemodalan syariah dapat membantu permodalah usaha masyarakat yang membutuhkan secara adil.

Keuntungan untuk Petani

  1. Petani mendapatkan modal usaha
    Melalui skema musyarakah petani memberikan imbal hasil berupa keuntungan usaha, bukan bunga. Sedangkan skema murabahah memungkinan petani membeli aset atau bahan baku dengan harga tangguh yang tidak terlalu tinggi.
  2. Pembagian hasil lebih adil
    Skema syariah mempertimbangkan setiap risiko yang terjadi dalam usaha tani.
  3. Membebaskan petani dari jerat tengkulak
    Petani tak perlu lagi bergantung pada tengkulak untuk mendapatkan modal usaha.
  4. Kesepakatan pemodalan tidak jadi beban
    Proses yang halal dan pembagian hasil sesuai kesepakatan akan menghapuskan beban petani ketika mendapatkan hasil.
  5. Turut sejahterakan petani
    Petani mampu memiliki usaha tani tanpa terikat utang yang mencekik dan mencukupi kebutuhan keluarganya.

CROWDE
terdaftar dan diawasi oleh